SEANDAINYA MEDSOS DIBLOKIR
OLEH : HABIBULLAH HARAHAP
Tidak terbayangkan jika medsos atau jejaring sosial benar-benar akan diblokir oleh pemerintah.
Belum lama ini pemerintah melalui MENKOMINFO mengatakan akan memblokir sejumlah medsos dengan alasan pencegahan penyebaran konten radikalisme.
Seperti halnya dengan pemblokiran telegram, menkominfo mengatakan bahwa alasan pemblokiran karena adanya konten bermuatan radikalisme dan terorisme yang beredar melalui Telegram, seperi bermuatan propaganda radikalisme, terorisme, paham kebencian, ajakan atau cara merakit bom, cara melakukan penyerangan, disturbing images, dan lain-lain yang bertentangan dengan peraturan perundang-undangan di Indonesia.
Tidak menutup kemungkinan , bukan hanya telegram yg akan dilakukan pemblokiran oleh pemerintah, melainkan juga media-media sosial lainnya yg dianggap tidak mampu dalam mencegah penyebaran konten-konten bermuatan radikalisme dan terorisme juga akan ikut diblokir oleh pemerintah.
Coba kita bayangkan jika pemerintah benar-benar memblokir MEDSOS??
Sudah bisa dipastika komunikasi dan informasi bagi masyarakat akan semakin sempit, sehingga para Pengguna yg memanfaatkan medsos dengan hal-hal positif seperti sebagai media bisnis, media dakwah dan hal positif lainnyajuga akan ikut dirugikan.
Bahkan bukan hanya itu,Pemblokiran medsos oleh pemerintah menjadi anggapan bahwa pemerintah tidak mampu mencari solusi dalam menangkal radikalisme dan terorisme diindonesia, dan bertindak sewenang-wenang terhadap pengguna medsos yg memanfaatkannya secara baik.
Seharus pemerintah dalam menangkal radikalisme dan terorisme, Bukan melakukan pemblokiran terhadap medsos yg dianggap tidak mampu menangkal konten radikalisme dan terorisme. Melainkan seharusnya memblokir akun-akun yg menyebarkan konten radikal/ terorisme, dan menangkap para pelaku. Sehingga para pelaku dapat dihukum.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Masjid Tertua di Jerman Ada di Berlin

Kisah Hamka Menghijrahkan Centeng